ICONESIA

twitter
twitter
twitter

Berita

Sony Rilis Arloji Berteknologi E-paper

Hampir keseluruhan arloji pintar yang diproduksi Fashion Entertainments memiliki layar dan tali pengikat (band). Namun, meskipun menggunakan teknologi e-paper yang memungkinkan  pengguna mengubah tampilan arloji, fungsionalitasnya terbatas dibandingkan dengan arloji pintar lainnya.
E-paper, yang disebut juga sebagai tinta elektronik atau kertas cerdas, merupakan sebuah teknologi layar yang memberikan tampilan mirip kertas biasa. Dalam kasus ini, sebuah layar elektronik yang bisa beradaptasi dengan kondisi sekitarnya itu akan terlihat mirip dengan arloji biasa. Mungkin hal yang paling mengesankan dalam fitur-fiturnya ialah bahwa e-paper ini hidup dan mati bergantung pada posisinya. Saat pengguna memutar pergelangan tangannya untuk memeriksa waktu, arloji cerdas itu akan hidup. Dilaporkan juga bahwa trik ini memungkinkan baterai dalam arloji tahan sampai 60 hari hanya dengan sekali isi.

Dalam sebuah ulasan, dikatakan juga bahwa teknologi e-paper ini bisa berubah-ubah hingga 24 variasi, sehingga memudahkan personalisasi bagi pengguna. Rich Trenholm dari laman CNET menyatakan dalam ulasannya bahwa produk itu mirip dengan sebuah purwarupa atau bahkan sebuah mainan daripada perangkat teknologi terkini seperti Apple Watch atau Samsung Gear S.
Namun, e-paper ini pada dasarnya masih sebuah purwarupa, dan belum diproduksi secara massal dan masih belum jelas kapan akan dirilis ke pasar.

Produk ini baru-baru ini dikenalkan di Makuake, sebuah situs crowdsourcing dari Jepang yang serupa dengan Kickstarter. Dalam 3 pekan saja, sudah terkumpul pendanaan 30 ribu dollar AS.
Langkah ini cukup bagus bagi sebuah startup Jepang yang berskala kecil, seiring dengan makin dikenalnya produk itu di situs tersebut. Hanya saja Fashion Entertainment bukanlah sebuah startup tetapi cabang bisnis dari Sony.

“Kami menyembunyikan nama Sony karena kami ingin menguji nilai sejati dari produk itu, apakah akan ada permintaan terhadap konsep ini,”ungkap seseorang yang mengaku terlibat langsung dalam proyek itu pada media The Wall Street Journal.

Fashion Entertainments sendiri mengatakan pihaknya tengah menjalin kerjasama penggunaan e-paper ini untuk mengembangkan produk-produk wearable lainnya termasuk sepatu, kacamata dan dasi.
“Salah satu prediksi saya untuk tahun depan ialah bahwa fashion akan memainkan peran penting dalam membentuk industri teknologi,”kata Stuart Miles, seorang penulis masalah gawai (gadget) di laman Pocket-Iint. “Memiliki ponsel yang besar dan kotak adalah satu hal, namun jika kita sebenarnya mengenakan sesuatu, benda itu harus tampak bagus.”

Berita Terkait